Pentingnya Kesehatan reproduksi bagi perempuan (kanker serviks)

Pada Hari Rabu, 9 November 2022 Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) melaksanakan kegiatan serial diskusi  bersama Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu. Kegiatan dimulai Pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB di Aula Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu JL. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangkahulu, Kota  Bengkulu. Kegiatan serial diskusi diikuti oleh  19 orang WBP.  Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan WBPP tentang kanker serviks yang dapat menyerang perempuan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan terutama organ reproduksi.
Kegiatan dibuka oleh Neva Riosa sebagai fasilitator pada dan langsung diserahkan oleh moderator Okta Viani untuk membuka diskusi. Narasumber berasal dari tenaga kesehatan yaitu Ibu Aida Fikhiati, S.Tr, Keb. Beliau merupakan bidan dari salah satu puskesmas yang berada di provinsi Bengkulu. Ibu Aida menjelaskan materi tentang bahayanya kanker servik dan tanda-tanda dini dari kanker itu sendiri.  Dimulai dari bidan Aida meminta peserta diskusi untuk menuliskan tanda-tanda dari kanker serviks. CW salah satu WBPP menuliskan beberapa ciri-ciri dari kanker serviks. Pendarahan vagina yang tidak normal, keputihan yang berbau amis, terasa sakit di area vagina dan bercak darah di urin. Penjelasan dari CW dibenarkan oleh Bidan Aida. Bidan Aida mengatakan bahwa mengenali tanda-tanda berikut sangat berguna bagi mereka untuk segera memeriksakan diri ke klinik. Kanker merupakan penyakit yang mematikan, dan kanker serviks berada di peringkat ke dua dalam angka kematian akibat kanker. Kanker dapat di cegah dengan beberapa hal, yaitu melakukan vaksinasi HPV, rutin unutk mendekteksi dini kanker serviks, melakukan hubungan seks yang aman, mengkonsumsi makanan pecegah kanker serviks dan pola hidup sehat. Kesehatan reproduksi itu sendiri merupakan suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang baik, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan, tetapi juga sehat dari aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Siklus reproduksi itu sendiri adalah konsepsi, bayi dan anak, remaja, usia subur, dan lanjut usia. Disini bearti diartikan reproduksi merupakan bagaimana cara manusia mendapatkan keturunan. Jadi kesehatan reproduksi emang harus di jaga. Bidan Aida juga memutar video-video pendek tentang tutorial bagaimana mendeteksi benjolan yang ada di payudara.  Beberapa gerakan juga dipraktekan kepada para WBPP. Hal ini juga dapat mereka sampaikan kepada para WBPP yang lain guna mereka dapat berpartisipasi dalam menggaungkan pentingnya kesehatan reproduksi. DS salah salah satu WBPP bertanya tentang isu bahwa bra yang menggunakan kawat apa benar salah satu penyebab kanker. Bidan Aida membenarkan pertanyaan tersebut. Kawat yang merupakan besi merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker payudara. Sebaiknya kita tidak menggunkan bra yang menggunakan kawat. Dianjurkan juga jika tidur sebaiknya bra dilepas agar payudara kita dapat relax sejenak. 

Kesimpulan dari kegiatan serial diskusi ini adalah sebagai berikut : 
Kanker serviks merupakan kanker yang mematikan dan di alami terbanyak nomor 2
Menjaga kesehatan reproduksi sangat penting karena berakibat untuk kelangsungan mempunyai keturunan.
Lakukan pola hidup sehat dan kenali gejala dini kanker serviks untuk pencegahan.
 
 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *