
Di era keterbukaan informasi sekarang ini masyarakat berhak tahu atas apapun yang dilakukan oleh setiap lembaga/organisasi, baik kebijakan , rencana tindak, biaya, target maupun output yang dihasilkan. Banyaknya berita palsu atau hoax dalam banyak hal menyebabkan kerugian atas kinerja lembaga/organisasi. Berita hoax yang cepat tersebar terutama melalui media social dengan cepat dapat mempengaruhi dan membentuk opini publik. Jika di tidak segera dicounter atau disikapi maka dapat menurunkan kredibilitas lembaga/organisasi, menurunkan kepercayaan masyarakat pada lembaga/organisasi. Untuk keperluan publikasi maka penggunaan media publikasi menjadi pertimbangan khusus untuk penyebarluasan informasi. Pertimbangan tersebut mencakup luasnya jangkauan publikasi, efektivitas penyampaian penyampaian pesan, efek publikasi dan menjadi pesan yang berulang dalam jangka waktu yang lama.
Melalui Program Inklusi PKBI Daerah Bengkulu terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan Kapasitas sebagai upaya meningkatkan penerimaan diri bagi WBPP DAN ABH, maka dari itu PKBI melakukan kegiatan Serial Meeting Awak Media, dengan tujuan Terwujudnya informasi kegiatan-kegiatan bersifat positif dan meingkatkan kapasitas yang benar dan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan serta menggugah semangat tumbuhnya kegiatan yang diinisiasi oleh PKBI terkait Anak Berhadapan Hukum(ABH) dan Warga Binaan Pemasyrakatan Perempuan (WBPP), Terpublikasinya kegiatan rutin maupun kegiatan inisiasi dari mitra terkait peningkatan kapasitas Anak Berhadapan dengan Hukum dan Warga Binaan Pemasyrakatan Perempuan