BUNDA BINGUNG CARA MENGHADAPI ANAK TANTRUM?

Tantrum pada anak adalah kejadian di mana anak menjadi sangat marah, emosional, dan sulit dikendalikan. Tantrum umumnya terjadi pada anak usia prasekolah, meskipun juga dapat terjadi pada anak-anak yang lebih tua.

Tantrum adalah salah satu cara anak kecil mengekspresikan dan mengelola perasaan, dan mencoba memahami atau mengubah apa yang terjadi di sekitar mereka.

Menjerit, menangis, memukul adalah gejala tantrum yang umum terjadi.
Nah, beberapa gejala tantrum lainnya adalah:
1. Merengek.
2. Menangis, menjerit, dan berteriak.
3. Menendang dan memukul.
4. Menahan napas.
5. Mendorong.
6. Lemas.
7. Melempar barang.
8. Menegangkan badan dan meronta-ronta tubuhnya.

Cara Penanganan Anak Tantrum:

  • Pastikan Anak dan Orang di Sekitar Aman

Ini berarti orang tua perlu membawa anak ke tempat yang lebih kondusif, bila perlu. 

  • Tenangkan Anak

Setelah anak berada di tempat yang aman, bantu anak untuk mengekspresikan emosinya. Kemudian bicaralah perlahan dengan suara rendah.

  • Jangan Mencoba Berargumentasi dengan Anak 

Berikan ruang dan waktu untuk anak mengekspresikan emosinya. Orang tua juga perlu menenangkan diri agar tidak tersulut emosi ketika anak meluapkan amarah dan kekesalannya.

  • Bersikaplah Konsisten untuk Tidak Menyerah pada Kemauan Anak

Ini akan membantu anak belajar bahwa amukan tidak membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

  • Berikan Kesempatan Anak untuk “Marah”

Orang tua bisa mengizinkan anak untuk marah dengan mengatakan kalau ini adalah tempat yang pas buat anak mengeluarkan ekspresinya. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *